-->

Majalah

KREASI SANTRI

Majalah Al Kautsar Al Akbar Mempromosikan Potensi Alumni Didirikan oleh Ust. Julkifli Marbun, MA

Sunday, 9 April 2017

Usai Lulus Pesantren, Pengen Mengabdi: Tapi Gak Tahu Mau Kemana?

KREASI SANTRI -- Pertanyaan: Bang, saya sebentar lagi lulus dari Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan, tapi gak dipilih jadi pengabdian. Saya pengen sekali mengabdi tapi sambil kuliah, di mana yah?

Jawaban:

Begitulah kira-kira pertanyaan seorang santri yang kebetulan akan lulus dari Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan, Sumatera Utara. (selanjutnya disebut pesantren)

Pertanyaan ini sebenarnya saya dengar beberapa tahun yang lalu, tapi akan masih relevan untuk kembali dibicarakan di sini.

Untuk diketahui, memang terdapat beberapa latar belakang para siswa nyantri di pesantren. Ada yang berasal dari keluarga yang telah mempersiapkan anaknya kelak akan kemana setelah lulus. Misalnya, langsung mengabdi ke lembaga pendidikan milik keluarga, mengelola usaha keluarga, melanjutkan kuliah ke luar negeri dan lain sebagainya.

Ada juga yang berasal dari keluarga yang memberikan kebebasan memilih kepada anaknya.  Orang tua akan mendukung apa saja baik dari segi biaya dan moral.

Ada juga yang berasal dari keluarga tak mampu, mualaf dll yang sekolah secara gratis. Sebagian yang lulus akan diberi kesempatan untuk mengabdi di almameter maupun cabangnya di Lae Toras, Humbang Hasundutan. Tapi, tak semua bisa tertampung.

Jawaban berikut, mungkin layak dipertimbangkan:

1. Apabila sudah diusahakan dan tak terpilih untuk mengabdi di pesantren dan cabangnya, tidak perlu merasa sedih. Mungkin ada hikmah di balik itu. Usahakan untuk membuat komunikasi yang baik ke pimpinan dan guru-guru mengenai alternatif lain yang sangat mungkin.

Bagaimanapun juga mereka pasti mempunyai jaringan sosial yang bisa saja mengetahui lembaga-lembaga lain di luar sana yang kekurangan dan membutuhkan tenaga pengabdian. Tentu sesuai dengan kondisi, di mana kamu bisa sambil kuliah.

2. Apabila pendekatan ini sudah dilakukan, bisa juga menghubungi organisasi-organisasi yang menerima pengabdian. Misalnya, NU, Muhammadiyah, Alwashliyah, Jamiyah Batak Muslim Indonesia (JBMI), Persatuan Batak Islam (PBI), Ikatan Dai dll sesuai dengan keinginanmu.

Bisa juga diteruskan dengan mempertimbangkan berbagai Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang biasanya pengabdian disebut sebagai relawan. Ada berbagai program mengajar yang ditawarkan LSM. Bisa disearch di internet infonya lebih lengkap. Lihat apakah bisa sambil kuliah.

3. Alternatif berikutnya adalah dengan membentuk lembaga pendidikan sendiri, baik itu PKBM, Lembaga Kursus atau kelompok mengaji.

Mengajar di masjid-masjid tertentu, dengan izin DKM-nya juga merupakan bagian dari kegiatan pengabdian. Tapi, biasanya ini akan lebih membutuhkan pengabdian putra daripada putri.

4. Eksplorasi alternatif lain dengan bertanya ke alumni sebelumnya yang mempunyai lembaga pendidikan atau kenalan yang berkompeten di bidangnya. Bisa juga langsung melamar kerja ke lembaga yang dituju.

Dari sekian banyak alternatif ini, satu hal yang harus digarisbawahi adalah tetaplah bersikap sebagai santri ketika sudah menjadi pengabdian. Tetap mengupdate ilmu, wawasan dan etika bermasyarakat.

Proses mengabdi juga merupakan proses belajar yang tak boleh berhenti sampai akhir hayat. Ala kulli hal, semoga berkah.

Lihat beberapa video pengabdian dari berbagai pesantren berikut:


Yuk gabung PanPage Facebook Belajar Quran dan Ilmu Tafsir atau di sini

Majalah Kreasi Santri merupakan majalah internal Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan, Sumatera Utara. Majalah ini didirikan oleh Julkifli Marbun, guru pengabdian tahun 1995-1996 beserta anak didiknya. Kini terus dikembangkan secara online.

0 comments:

Post a Comment

KREASI SANTRI
+6281284179400
Penang, Malaysia

SEND US A MESSAGE